Appointment

Lha Lha Peel - a new chemical peeling product

LHA LHA Peel
  • Anjani
  • 10 Jul 2026

Lha Lha Peel - a new chemical peeling product 

Dr. Anjani Larasati - Rassure Murni Teguh Pejaten 

 

Pendahuluan

Chemical peeling merupakan salah satu prosedur dermatologi dan estetika yang telah lama digunakan untuk memperbaiki kualitas kulit, termasuk masalah jerawat, hiperpigmentasi, tekstur kulit tidak rata, dan tanda penuaan dini. Seiring berkembangnya teknologi dan pemahaman tentang biologi kulit, berbagai agen peeling baru dikembangkan untuk memberikan hasil yang efektif dengan iritasi dan downtime yang lebih minimal. Salah satu inovasi terbaru dalam kelompok ini adalah Lha Lha Peel, produk chemical peeling yang berbasis Lipo-Hydroxy Acid (LHA) dan dirancang untuk memberikan eksfoliasi selektif, lembut, namun tetap efektif.¹–³

Apa itu Lha Lha Peel?

Lha Lha Peel adalah produk chemical peeling generasi baru yang menggunakan Lipo-Hydroxy Acid (LHA) sebagai komponen utama. LHA merupakan turunan asam salisilat yang dimodifikasi secara kimia sehingga bersifat lebih lipofilik. Sifat ini memungkinkan LHA menembus kulit secara perlahan dan terarah, terutama pada unit pilosebasea, sehingga memberikan eksfoliasi yang lebih terkontrol dibandingkan alpha-hydroxy acid (AHA) atau beta-hydroxy acid (BHA) konvensional.¹,²

Nama “Lha Lha Peel” sering dikaitkan dengan konsep peeling yang berlapis (layered peeling) dan ramah kulit, menekankan keseimbangan antara efikasi klinis dan tolerabilitas, khususnya pada pasien dengan kulit sensitif atau fototipe lebih gelap.

Mekanisme kerja LHA pada kulit

Secara biologis, LHA bekerja dengan menginduksi eksfoliasi ringan melalui penghambatan kohesi korneosit pada stratum korneum. Berbeda dengan AHA yang bersifat hidrofilik dan bekerja lebih luas di permukaan kulit, LHA bersifat lipofilik sehingga berpenetrasi secara selektif ke dalam pori dan folikel rambut.¹,³

Beberapa mekanisme utama LHA meliputi:

  • eksfoliasi mikro yang terkontrol tanpa menyebabkan iritasi berat,

  • efek komedolitik dan sebostatik ringan,

  • sifat antibakteri terhadap Cutibacterium acnes,

  • stimulasi regenerasi epidermis secara bertahap.²,⁴

Karena penetrasinya yang lebih lambat, LHA menghasilkan “micro-exfoliation” yang konsisten, sehingga risiko eritema, rasa terbakar, dan hiperpigmentasi pascainflamasi menjadi lebih rendah.

Keunggulan Lha Lha Peel dibandingkan peeling konvensional

Dibandingkan chemical peel berbasis AHA atau BHA klasik, Lha Lha Peel menawarkan beberapa keunggulan klinis:

  • tolerabilitas yang lebih baik, terutama pada kulit sensitif,

  • downtime minimal sehingga pasien dapat segera kembali beraktivitas,

  • risiko hiperpigmentasi pascainflamasi yang lebih rendah,

  • cocok untuk perawatan berulang sebagai bagian dari program skin maintenance.¹,³,⁵

Keunggulan ini menjadikan Lha Lha Peel menarik untuk pasien yang menginginkan perbaikan kualitas kulit secara gradual dan aman, tanpa fase pengelupasan berat.

Indikasi klinis

Secara klinis, Lha Lha Peel dapat digunakan untuk berbagai indikasi, antara lain:

  • jerawat ringan hingga sedang dan komedo,

  • kulit berminyak dan pori-pori membesar,

  • hiperpigmentasi ringan dan warna kulit tidak merata,

  • tekstur kulit kasar,

  • tanda awal penuaan kulit (early photoaging).²,⁵

Produk ini sering diposisikan sebagai peeling “entry-level” atau peeling maintenance, baik sebagai terapi tunggal maupun dikombinasikan dengan modalitas lain seperti laser non-ablatif, skin booster, atau perawatan topikal.

Keamanan dan efek samping

Berdasarkan literatur mengenai LHA dan pengalaman klinis, efek samping Lha Lha Peel umumnya ringan dan sementara. Efek yang paling sering dilaporkan adalah eritema ringan, sensasi perih singkat, dan pengelupasan halus. Risiko komplikasi serius seperti infeksi, jaringan parut, atau hiperpigmentasi pascainflamasi relatif rendah bila prosedur dilakukan dengan teknik yang benar dan indikasi yang tepat.¹,³,⁶

Seperti chemical peeling lainnya, pemilihan pasien, persiapan kulit sebelum tindakan, serta perawatan pascatindakan tetap memegang peranan penting dalam menjaga keamanan dan hasil terapi.

Kesimpulan

Lha Lha Peel merupakan inovasi chemical peeling berbasis Lipo-Hydroxy Acid yang menawarkan pendekatan eksfoliasi selektif, lembut, dan efektif. Dengan profil tolerabilitas yang baik dan downtime minimal, produk ini menjadi pilihan menarik untuk perawatan jerawat ringan, perbaikan tekstur kulit, dan maintenance skin quality. Dalam konteks estetika modern yang semakin menekankan hasil natural dan keamanan jangka panjang, Lha Lha Peel merepresentasikan arah baru chemical peeling yang lebih presisi dan ramah kulit.

Referensi (Vancouver)

  1. Draelos ZD. New developments in cosmetic dermatology: Lipo-hydroxy acid and its role in skin exfoliation. J Cosmet Dermatol. 2006;5(3):207–12.

  2. Piérard GE, Piérard-Franchimont C, Marks R, Paye M, Rogiers V. EEMCO guidance for the assessment of skin peeling agents. Skin Pharmacol Appl Skin Physiol. 2000;13(6):343–52.

  3. Saint-Léger D, Bague A, Cohen E, Chivot M. A new lipophilic hydroxy acid for acne treatment: clinical and biological evaluation. J Eur Acad Dermatol Venereol. 2007;21(4):493–8.

  4. Kligman AM, Draelos ZD. Acne and exfoliative therapies: mechanisms of action of chemical peels. Dermatol Clin. 2001;19(2):333–46.

  5. Rendon MI, Berson DS, Cohen JL, Roberts WE, Starker I, Wang B. Evidence and considerations in the application of chemical peels in skin of color. J Clin Aesthet Dermatol. 2010;3(7):20–31.

  6. Brody HJ. Chemical peeling and resurfacing. 2nd ed. St. Louis: Mosby; 1997.